Langsung ke konten utama

Postingan

Jaringan VoIP TLJ. INSTALASI BRIKER MENGGUNAKAN VIRTUALBOX. ZOIPER

NAMA      : SINDI NOVITA KELAS      : XII TKJ 2 MAPEL     : TLJ MATERI   : LANGKAH-LANGKAH INSTALASI                      BRIKER 2.1.1  PADA VIRTUALBOX Briker adalah sistem operasi  open source linux untuk melayani kebutuhan telekomunikasi seperti PABX dan telepon lainnya. Briker memunginkan pengguna mengimplementasikan layanan VoIP dan membangun central sendiri. TOPOLOGI JARINGAN VoIP LANGKAH-LANGKAH INSTALASI BRIKER 2.1.1 PADA VIRTUALBOX 1. Langkah pertama, buka VirtualBox pada        laptop atau komputer, dan bisa dilihat            tampilan dari VirtualBox seperti ini. 2. Klik " New " di bagian atas, masukkan nama " Sindi N ", kemudian di bagian ISO IMAGE kita pilih " Briker 2.1.1 ", type " Linux ". Setelah itu klik " Next ". 3. Tentukan jumlah RAM (Minimal 1 GB), klik " Next ". 4. Atur Virtual Harddisknya, kemudian...

Salah Daftar Ujian

Salah Daftar Ujian Sabtu, Di perjalanan pulang, Aku (Rahmad) dan temanku Dede berjalan berbarengan. Kami berdua berbincang mengenai pembahasan di sekolah tadi. Seluruh guru melaksanakan rapat untuk membuat daftar ujian semester ganjil yang akan diselenggarakan hari Senin ini. Setelah rapat selesai, guru Tata Usaha menempel daftar ujian lengkap beserta kelas dan jam masuk. Akupun mencatat semuanya begitu pula yang lain. Di perjalanan, aku menanyakan sesuatu Dede. “De, kamu ada nyatat daftar ujian kan..?” Tanyaku. “Ahh, aku mah gak usah Mad, gak perlu buat aku daftar-daftar begituan, semua udah di kepala kok..” jawab Dede dengan sedikit sombong. Akupun sedikit terheran mendengar gumaman Dede. Karena pasalnya, hampir semua murid ikut mencatat, tapi Dede malah tidak. Akupun meyakinkan dia kembali dengan menawarkan catatan daftarku untuk disalinnya. “Loh, kok gak dicatat De? Emang kamu yakin nih, bakal hapal semua daftar..? Mending nih catatan daftarku aja kamu catat sekarang, jangan sembar...

Kejujuran Bapak Tukang Becak

  Kejujuran Bapak Tukang Becak Hari menunjukkan jam 14.00, aku masih menunggu kakak untuk menjemputku ke sekolah, namun belum kunjung datang. Sekolah mulai sepi, semua orang sudah pulang. Akhirnya aku mengambil inisiatif untuk berjalan kaki saja. Sesampainya di perempatan, aku melihat seorang bapak tukang bejak, akupun menghampirinya sembari bertanya.. “Pak, bisa anterin saya ke Jl. Anggrek no. 12 gak pak..?” Tanyaku. “Oh bisa dek, silakan naik..” kamipun berangkat. Sesampainya di depan rumah, aku membayar biaya sewa dan bapak tukang becak kembali ke perempatan. Aku menanyakan dimana kakak kepada ibu, ibu bilang dia pergi ke kebun bersama bapak. Keesokan harinya, kejadian yang sama terulang lagi, sehingga aku kembali memutuskan untuk berjalan kaki lagi dan melihat bapak tukang becak yang kemaren di tempat yang sama juga. Aku kembali menggunakan jasanya untuk menghantarkanku pulang. Sesampainya di rumah dan hendak membayar, Bapak Tukang becak berkata.. “Enggak usah dibayar dek, uang...